Atap Masjid di Maros Ambruk Diterjang Angin Kencang, Jemaah Tak Bisa Tarawih
MAROS, iNews.id – Hujan deras disertai angin kencang merusak sebuah masjid di Desa Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Atap masjid tersebut hancur tertimpa tembok bangunan yang sedang dalam proses pembangunan, menjelang waktu berbuka puasa.
Detik-detik mencekam terjangan angin kencang tersebut sempat terekam kamera amatir warga, Minggu (8/3/2026). Kuatnya embusan angin menyebabkan pasangan batu pada tembok yang tengah dalam tahap peninggian bangunan tiba-tiba ambruk dan menimpa ruang utama masjid.
Beruntung, saat insiden terjadi, masjid dalam keadaan sepi. Jemaah dan warga sekitar masih berada di rumah masing-masing untuk menunggu waktu berbuka puasa. Hanya ada imam masjid yang berada di lokasi, namun dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
"Tembok bangunan yang masih dikerjakan di atas tidak kuat menahan angin, lalu roboh ke dalam. Material batu dan seng langsung berserakan di ruang utama," ujar salah seorang warga, Ramli, Senin (9/3/2026).
Akibat kejadian ini, material bangunan yang runtuh merusak plafon hingga menyebabkan lantai dan karpet masjid basah serta kotor. Kondisi bangunan yang tidak memungkinkan membuat masjid tersebut untuk sementara waktu tidak dapat digunakan untuk pelaksanaan salat Tarawih maupun salat Subuh.
Sejak malam tadi hingga pagi ini, warga setempat terlihat bergotong royong membersihkan puing-puing material dan sisa air hujan. Warga berharap masjid bisa segera diperbaiki agar aktivitas ibadah di bulan Ramadan tidak terganggu terlalu lama.
Hingga saat ini, warga masih berupaya memperbaiki kerusakan atap secara swadaya dengan peralatan seadanya. Kejadian ini pun telah dilaporkan kepada pemerintah kelurahan dan instansi terkait di Kabupaten Maros dengan harapan segera mendapatkan bantuan perbaikan.
Editor: Kastolani Marzuki