Alumni UIN Makassar Racik Jamu Antikorona, Dijual Rp15.000 per Botol

Okezone, Herman Amiruddin ยท Kamis, 05 Maret 2020 - 14:35 WIB
Alumni UIN Makassar Racik Jamu Antikorona, Dijual Rp15.000 per Botol
Seorang perempuan jebolan UIN Makassar membuat jamu antikorona. (Foto: Okezone).

MAKASSAR, iNews.id - Seorang perempuan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), meracik jamu kesehatan yang digadang-gadang mampu menangkal gejala virus korona. Bahan minuman tersebut diambil dari rempah-rempah yang dinilai dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Adalah Eka Nhovi Fitrianty, alumni UIN Alauddin Makassar yang berinovasi membuat jamu itu. Dia pun meyakini tidak ada penyakit yang tidak memiliki obat.

"Dan, obat terhebat ada pada diri kita," kata Eka saat dikonfirmasi wartawan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (5/3/2020).

Kepanikan akan memperparah keadaan dan mempercepat penyebaran virus, karena membuat daya tahan tubuh menurun. Karena itu, dalam menghadapi virus korona, warga tak perlu menimbulkan reaksi berlebihan. Apalagi banyak rempah-rempah yang jadi tanaman herbal.

"Di sekeliling kita berlimpah kok rempah yang dapat menangkal korona," ujar dia.

Dia mengatakan, jamu antikorona buatannya ini merupakan minuman tradisonal khas nusantara. Rasanya pun sudah tidak asing, karena turun temurun dikonsumsi masyarakat.

Produk racikannya ini diberi nama "Jamu Korona", meski punya khasiat menangkal COVID-19. Bahan-bahannya antara lain, temulawak, kunyit, jahe, sereh, gula merah dan madu.

"Harganya Rp15.000 per botol," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal