5 Fakta IRT Curi Perhiasan di Toko Emas Rp1 Miliar Lebih Pakai Bom Molotov, Nomor 3 Mengejutkan
MAKASSAR, iNews.id - Teror bom molotov di toko emas Somba Opu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ternyata berlatar belakang pencurian. Pelaku yakni seorang ibu rumah tangga (IRT) membawa bahan bakar dalam botol lalu coba membakar toko emas untuk memanfaatkan situasi mencuri perhiasan.
Aksi pelaku berhasil digagalkan. Dia kemudian diamankan sejumlah pedagang di kawasan pertokoan emas yang dikenal ramai tersebut.
Berikut ini sederet fakta yang dirangkum iNews terkait aksi emak-emak mencuri di toko emas menggunakan bom molotov.
Peristiwa pencurian ini terjadi di kawasan pertokoan emas di Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026). Lokasi tersebut dikenal sebagai pusat perdagangan emas yang selalu ramai pengunjung.
Aksi pelaku sontak membuat panik pedagang dan pembeli di sekitar lokasi yang terjadi di siang bolong. Beruntung, api tidak sempat membesar karena cepat dipadamkan warga. Namun kobaran api sempat melalap bagian etalase toko emas logam mulia.
Pelaku diketahui seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial S, berusia di atas 40 tahun. Dia datang ke toko dengan berpura-pura hendak membeli emas dalam jumlah besar sebelum melancarkan aksinya.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pelaku menggunakan bom molotov rakitan dari botol air mineral.
“Jadi tadi siang itu ada kejadian seorang pelaku ingin melakukan pencurian di toko emas di Somba Opu dengan menggunakan bom molotov dari botol air mineral. Tapi molotov ini bukan dilempar, dituang lalu dibakar untuk pengalihan,” ujarnya.
Editor: Donald Karouw