40 Santriwati yang Keracunan di Palopo Dirujuk ke 7 RS, Polisi Periksa Saksi

Nasruddin Rubak ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 10:03 WIB
40 Santriwati yang Keracunan di Palopo Dirujuk ke 7 RS, Polisi Periksa Saksi
Salah satu santriwati yang dirujuk ke rumah sakit usai keracunan makan malam di Palopo, Sulsel. (Foto: iNews/Nasruddin Rubak

PALOPO, iNews.id - Sebanyak 40 dari seratusan santriwati Pesantren Modern Datuk Sulaiman, Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diduga keracunan dirujuk ke tujuh rumah sakit berbeda. Selain itu, polisi akan periksa para saksi di lokasi kejadian.

Mobil ambulans dari berbagai rumah sakit silih berganti mengevakuasi puluhan santriwati yang mengalami keracunan, Kamis (16/1/2020) dini hari. Di antara para korban ada yang mual, pusing, kejang, lemas hingga pingsan.

Sebelum dirujuk, Tim Medis Public Safety Center (PSC) 119 Palopo sudah terlebih dahulu memberikan pertolongan pertama dengan memberikan oksigen dan cairan infus. Selain 40 santriwati yang dirujuk, sejumlah santri lain juga mengalami gejala mual, muntah dan pusing.

Sementara itu, kondisi ruang rawat di tujuh rumah sakit yang terbatas membuat para santri yang alami gejala ringan hanya diberikan obat-obatan. Kuat dugaan, santriwati ini alami keracunan usai menyantap ikan bandeng yang dimasak di dapur umum pesantren.

BACA JUGA: Ratusan Santriwati di Palopo Keracunan usai Menyantap Makan Malam

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf mengatakan polisi akan memeriksa para saksi di lokasi, termasuk akan pemeriksaan dan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan.

“Kami akan periksa saksi baik korban atau teman korban yang ikut menyantap makanan,” katanya.

Sebelumnya, ratusan santriwati di Pesantren Modern Datuk Sulaiman, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami keracunan massal seusai menyantap makan malam, Rabu (15/1/2020) malam. Akibatnya para korban harus mendapatkan perawatan medis.

Di antara para korban merasakan gejala mual, muntah, sesak nafas hingga jatuh pingsan. Tim Kemanusian Public Safety Center (PSC) 119 Palopo sempat memberikan pertolongan pertama pada para korban dengan oksigen, cairan infus dan obat-obatan.


Editor : Umaya Khusniah