14 Rumah Adat di Toraja Ambruk Dihantam Angin Puting Beliung

Jufri Tonapa ยท Selasa, 31 Desember 2019 - 10:40 WIB
14 Rumah Adat di Toraja Ambruk Dihantam Angin Puting Beliung
Rumah warga di Tana Toraja ambruk setelah diterjang angin puting beliung. (Foto: iNews/Jufri Tonampa).

MAKALE, iNews.id - Sebanyak 14 rumah adat di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), ambruk setelah dihantam angin puting beliung. Selain itu, ada dua rumah warga rusak pada bagian atapnya dan satu lagi tertimpa pohon tumbang.

Peristiwa puting beliung ini terjadi Kelurahan Ratte Buttu dan Lembang Buakayu di Kecamatan Bonggakaradeng. Tidak ada korban jiwa dan warga yang mengungsi akibat bencana tersebut.

"Tidak ada korban jiwa. Warga juga tidak ada yang mengungsi," kata Yuliana, seorang warga di wilayah Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakarandeng, Selasa (31/12/2019).

BACA JUGA: Angin Puting Beliung Landa Jombang, Puskesmas Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Yuliana mengatakan, saat kejadian tersebut berlangsung, warga sedang tidak berada di rumah dan sedang beribadah di gereja. Sebelum angin kencang datang, kondisi di sana memang sedang hujan.

"Awalnya gerimis, dan angin juga terasa pelan. Tiba-tiba angin berubah kencang dan angin berputar-putar. Lalu semua rumah (rumah adat) ini roboh," ujarnya.

BACA JUGA: Suasana Mencekam saat Puting Beliung Rusak 5 Rumah di Kulonprogo

Hingga saat ini jajaran pemerintah daerah (pemda) yakni Kecamatan dan BPBD Tana Toraja sedang berkoordinasi terkait upaya penanggulangan bencana di daerah tersebut.

Pantauan iNews, warga yang mengalami musibah bencana alam puting beliung, mengais puing-puing rumah adat dan rumah miliknya yang terkena dampak angin tornado itu.

"Sementara kami tutupi saja dulu dengan terpal," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal