GOWA, iNews.id - Bendungan Kampili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendadak menjadi destinasi wisata dadakan saat musim kemarau. Surutnya air bendungan justru menampilkan pemandangan bebatuan unik dan estetik yang menarik ratusan warga datang untuk berswafoto.
Bendungan Kampili yang berada di Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, biasanya dipenuhi aliran air. Namun, kondisi berbeda terlihat dalam beberapa bulan terakhir setelah debit air terus menurun akibat kemarau.
Surutnya air membuat permukaan bebatuan di area bendungan terlihat jelas. Pemandangan tersebut kemudian menarik perhatian masyarakat yang ingin menikmati suasana alam sekaligus mengabadikan momen langka tersebut.
Warga mulai berdatangan, terutama saat sore hari dan akhir pekan. Mereka memanfaatkan area bendungan yang mengering sebagai lokasi berfoto bersama keluarga maupun teman.
Selain menawarkan suasana yang sejuk, bentuk bebatuan alami di Bendungan Kampili menjadi alasan utama kawasan tersebut ramai dikunjungi.
Sejumlah pengunjung bahkan rela datang setelah melihat foto dan video Bendungan Kampili yang viral di media sosial. Mereka penasaran melihat langsung perubahan kondisi bendungan saat mengalami kekeringan.
Salah seorang pengunjung, Fitri, mengaku baru pertama kali datang ke Bendungan Kampili setelah melihat tempat tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
"Saya baru pertama datang ke sini karena sering lewat setelah lihat viral di TikTok," ujarnya, Selasa (15/9/1016).
Pengunjung lain, Vina, mengatakan dirinya sengaja datang untuk menikmati suasana bendungan sekaligus mengambil foto.
"Sengaja datang ke sini mau foto-foto. Kalau hari Minggu di sini ramai pas hari libur," katanya.
Fenomena Bendungan Kampili yang berubah menjadi tempat wisata dadakan ini telah berlangsung sekitar enam bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat kawasan ini semakin dikenal dan ramai dikunjungi masyarakat.
Meski menawarkan pemandangan yang menarik, pengunjung tetap diimbau berhati-hati saat berada di area bendungan, terutama karena kondisi permukaan bebatuan yang tidak selalu rata.
Untuk menuju Bendungan Kampili, masyarakat dapat menempuh perjalanan kurang dari satu jam dengan jarak sekitar 30 kilometer dari Kota Makassar.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait