Larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya Kota Makassar. (Foto : Instagram/@Satlantaspolrestabesmakassar)
Donald Karouw

MAKASSAR, iNews.id - Pengguna sepeda listrik di jalan raya akan ditindak Polrestabes Makassar. Selain itu, penjual ataupun distributor sepeda listrik diharapkan menghabiskan stoknya dan tidak lagi menambah sampai ada regulasi penentuan kawasan tertentu yang lengkap.

Hal ini disampaikan Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Zulanda. Dia mengaku akan mendata sisa stok barang di penjual dan meminta kerja samanya untuk kebaikan bersama.

Sementara bagi masyarakat yang telanjur membeli sepeda listrik agar tidak menggunakannya di jalan raya. Apalagi, diberikan kepada anak di bawah usia 17 tahun.

“Semoga seluruh penjual dan masyarakat memahami kami benar benar menjunjung tinggi Salus Populi Suprema Lex Esto, yakni keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Karena kami peduli pada keselamatan masyarakat Kota Makassar yang kami cintai, makanya kami berani mengambil langkah cepat sebelum kita bersama menyesal anak-anak ini menjadi korban sia-sia di jalan raya,” ujarnya, Kamis (14/7/2022).

Dia mengungkapkan, penggunaan sepeda listrik hanya boleh pada halaman rumah, kawasan kompleks terbatas dan bukan di jalan raya umum.

Zulanda menegaskan, jika ini solusi akhir sebelum polisi menerapkan memidanaan. Pihaknya mengizinkan penjualan sisa barang asal peruntukannya bagi orang atau badan usaha yang mengola tempat wisata.

“Diminta penjual mendata pembeli dan akan dicek polisi. Kemudian pembeli membuat surat pernyataan kesediaan tidak menggunakan di jalan umum," katanya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT