Pebalap motor Kota Pareppare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Anies, banting setir menjadi barista dan mengelola warung kopi untuk bertahan hidup pada masa pandemi Covid-19. Foto: iNews.id/Erwin Eka Pratama
Erwin Eka Pratama

PAREPARE, iNews.id - Pebalap motor Kota Pareppare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Anies, banting setir menjadi barista kopi. Tidak adanya arena perlombaan balap membuat Anies bersama sejumlah komunitas motor mengubah bengkel menjadi warung kopi untuk bertahan hidup pada masa pandemi Covid-19.

Trofi hasil menang perlombaan balap dipajang untuk mengingatkan pengunjung bengkel otomotif yang disulap menjadi warung kopi memiliki prestasi pada masanya. Sepeda motor antik dan perlengkapan otomotif ikut dipajang untuk menghadirkan sensasi tersendiri bagi pengunjung.

"Kebetulan event balap motor lagi tidak ada karena pandemi. Kita coba membuka ini, ternyata alhamdulillah responsnya bagus," ujar Anies, Jumat (20/8/2021).

Langkah Anies merupakan cara kreatif untuk tetap bertahan pada masa pandemi Covid-19. Tidak ada arena balap bukan berarti Anies harus pasrah dengan keadaan.

Dia mengaku sengaja menghadirkan warung kopi di Jalan Industri Kecil, Kecamatan Soreang, Parepare dengan konsep otomotif karena tidak ingin melupakan identitasnya sebagai pebalap. Kursi dan meja pelanggan sengaja dibuat dari pelek maupun ban mobil truk untuk menguatkan kesan bengkel.

"Kebetulan saya salah satu pebalap, jadi konsepnya tidak mau lari dari otomotif. Jadi orang ngopi dengan suasana bengkel," tuturnya.


Editor : Erwin C Sihombing

BERITA TERKAIT