Ribuan pemudik mulai meninggalkan Kota Makassar, melalui Pelabuhan Soekarno Hatta, Sulawesi Selatan, menjelang Hari Raya Idulfitri. (Foto: iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Ribuan pemudik mulai meninggalkan Kota Makassar, melalui Pelabuhan Soekarno Hatta, Sulawesi Selatan, menjelang Hari Raya Idulfitri. Para pemudik didominasi mahasiswa yang memilih pulang lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket dan kepadatan pada puncak arus mudik.

Pada Selasa (10/3/2026) malam, sekitar 2.300 penumpang diberangkatkan menggunakan sejumlah kapal milik PT Pelni, di antaranya KM Tilongkabila, KM Lambelu, KM Ciremai, dan KM Ngapulu.

Berdasarkan data PT Pelni, sejak awal Maret hingga 11 Maret 2026, sebanyak 13.221 penumpang telah berangkat dari Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar menuju sejumlah daerah di Indonesia Timur, seperti Bima, Bau-Bau, dan Labuan Bajo.

Kepala Cabang PT Pelni Makassar, Darman, mengatakan jumlah penumpang terus bertambah seiring mendekati masa libur Lebaran.

“Untuk terhitung sampai malam ini, data yang kita tampung untuk penumpang untuk KM Tilongkabila itu berjumlah 906, tapi ini masih berjalan karena masih pelayanan. Untuk dari Januari jumlah penumpang berkisar 30.643, kemudian di Februari 27.774 dan sampai hari ini 11 Maret jumlah penumpang 13.221. Jadi total dari bulan Januari sampai hari ini berjumlah 71.638 penumpang,” ujar Darman.

Dia menyampaikan, pada hari ini total pemudik dari beberapa kapal mencapai sekitar 2.300 orang.

“Total pemudik itu sekitar 2.300 karena data terakhir dari KM Lambelu sekitar 443 dan untuk KM Ciremai 663. Sebelumnya ada KM Ngapulu dengan total 1.074 penumpang, kemudian KM Binaiya sekitar 439 penumpang,” ucapnya.

Keberangkatan terakhir pada hari ini menuju Bima. Selanjutnya kapal akan kembali melayani rute lain sesuai jadwal pelayaran.

PT Pelni juga telah menyiapkan armada tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Pada 12 Maret, tiga kapal dijadwalkan kembali beroperasi dari Makassar.

Menurut Darman, pihaknya terus memantau kondisi cuaca dan memastikan seluruh kapal dalam kondisi aman dan layak berlayar.

“Kami selalu mewaspadai kondisi cuaca dan memperhatikan keselamatan kapal. Alat-alat keselamatan menjadi prioritas dan setiap sertifikasi kapal selalu kami tindak lanjuti dengan survei atau ram check,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penumpang tujuan Bima, Usmiati, mengaku pulang lebih awal bersama teman-temannya yang kuliah di Makassar.

“Iya kak, mau tujuan ke Bima sama teman-temanku yang kuliah di Makassar, kemudian hari ini mudik ke Bima,” ujar Usmiati.

Dia mengatakan, keberangkatan lebih awal dipilih karena tiket kapal menuju Bima sudah hampir habis menjelang pertengahan Maret.

“Iya kak, sama jadwal tiket dapatnya tanggal 11 karena habis tanggal 14 kak, karena terakhir tanggal 14 juga ke Bima,” ujarnya.

PT Pelni memperkirakan puncak arus mudik melalui Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar akan terjadi pada 18 Maret atau sekitar tiga hari sebelum Idulfitri.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network