MAKASSAR, iNews.id - Seorang mahasiswi berusia 20 tahun menjadi korban perampokan di rumah kos, Jalan Sultan Alauddin Tiga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku diduga masuk ke area tempat tinggal korban dengan berpura-pura hendak menemui seorang perempuan untuk berkencan.
Aksi tersebut terekam CCTV. Dalam rekaman, seorang pria mengenakan helm dan jaket hitam terlihat masuk ke area rumah kontrakan. Pelaku kemudian mendatangi korban dan menodongkan pisau.
Korban, Angel mengaku terpaksa menyerahkan handphone (HP) miliknya setelah diancam menggunakan senjata tajam. Pelaku juga sempat meminta dompet korban, tetapi permintaan tersebut tidak dipenuhi.
"Pas di lorong itu dia (pelaku) sembunyi di balik tembok yang ruangan untuk belajar, di situ saya di kasih kaget lalu ditodong pisau," kata Angel.
Saat merampas HP, sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku. Setelah berhasil merebut barang tersebut, pelaku langsung melarikan diri.
Pelaku bahkan diduga sempat berusaha menyerang korban dengan pisau. Namun, aksi tersebut tidak terjadi setelah korban berteriak sehingga pelaku memilih kabur.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gores pada bagian punggung.
Peristiwa bermula ketika Angel bersama seorang temannya turun dari lantai dua setelah mendengar suara pagar dibuka. Mereka hendak memastikan kondisi sepeda motor yang berada di area rumah kontrakan.
Saat berjalan di lorong, Angel berpapasan dengan seorang pria yang berada di antara kamar-kamar penghuni. Ketika ditanya, pria tersebut mengaku hendak menemui seorang perempuan di kamar nomor 17 yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat.
Namun, pria itu kemudian diduga mengeluarkan pisau dan mengancam Angel. Korban mengatakan, pelaku sempat meminta dompet sebelum akhirnya merampas HP miliknya.
Setelah pelaku kabur, Angel sempat berusaha mengejarnya dari lantai dua. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.
Berdasarkan keterangan korban, pria tersebut diduga telah beberapa kali melakukan pencurian di tempat yang sama. Sebelumnya, pelaku disebut sempat mengambil dua tabung gas. Saat kembali, pelaku diduga mengenakan pakaian berbeda sebelum mengancam penghuni rumah kontrakan.
Korban bersama pemilik rumah kontrakan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas pelaku turut diserahkan kepada petugas untuk membantu proses penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait