POLEWALI MANDAR, iNews.id – Seorang oknum anggota TNI dan teman-temannya diduga menganiaya seorang pemuda hingga babak belur di Polewali Mandar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Penganiayaan tersebut terjadi saat para pelaku dalam kondisi mabuk.
Peristiwa penganiayaan Harlis (21) warga Desa Batu Panga Daala, Kecamatan Luyo itu terjadi saat dia bersama dua orang rekannya sedang dalam perjalanan pulang setelah bersilaturahmi ke rumah pamannya. Dalam perjalanan, korban yang ingin kencing kemudian singggah di saluran air pinggir Bendungan Sekka-sekka.
Tidak jauh dari tempat korban kencing, ternyata ada pelaku oknum anggota TNI dari Kesatuan Kostrad yang sedang mabuk bersama teman-temannya. Pelaku berinisial HS kemudian berteriak dan mendekati korban.
“Harlis langsung dicekik oleh tentara itu. Teman-temannya kemudian menyusul dan ikut mengeroyok Harlis. Saya juga kena tampar sama tentara,” kata saksi korban, Hasan (14), Minggu (26/8/2018).
Menurutnya saat ini korban mengalami luka cukup serius akibat dianiaya oknum anggota TNI yang sedang cuti libur Idul Adha itu. Selain HS, salah satu pengeroyok korban diduga merupakan anak seorang anggota DPRD Polewali Mandar.
“Harlis mengalami lebam di bagian wajah dan masih sulut untuk berbicara. Dia sering pusing dan muntah. Dia dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Polewali,” ujarnya.
Dia mengatakan pihak keluarga juga telah melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar. Keluarga berharap pelaku pengeroyokan Harlis segera ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait