MAKASSAR, iNews.id – Kecelakaan maut melibatkan truk tronton dan sepeda motor terjadi di Kota Makassar. Seorang pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BPBD Kota Makassar, Abu Bakar Siddiq (22) tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya diseruduk mobil tronton di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Sabtu (11/4/2026) malam.
Kecelakaan maut ini diduga kuat akibat mobil tronton mengalami rem blong hingga kehilangan kendali saat melintasi jalur turunan.
Peristiwa bermula saat korban Abu Bakar berboncengan dengan rekannya, Asnawi, menggunakan sepeda motor. Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah mobil tronton dari arah belakang melaju tak terkendali di jalur turunan dan langsung menyeruduk motor korban.
Benturan keras tersebut membuat kedua korban terpental ke arah yang berbeda. Asnawi terpental ke arah kiri bersama sepeda motornya, sedangkan korban Abu Bakar terpental ke arah kanan hingga masuk ke kolong mobil tronton.
"Menurut informasi, korban dibonceng motor lalu tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh mobil kontainer (tronton). Rekannya terlempar ke kiri dan luka ringan, sementara korban terlempar ke kanan dan sempat masuk ke kolong mobil hingga terlindas," ujar Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, Sabtu malam.
Warga dan petugas segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Jala Ammari TNI Angkatan Laut. Namun nahas, nyawa pemuda berusia 22 tahun itu tidak tertolong akibat luka serius di bagian kepala.
"Kami sempat membawa cepat korban ke rumah sakit. Rencananya mau dirujuk, namun tidak sempat lagi karena korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat lukanya cukup serius," kata Fadli.
Suasana haru menyelimuti proses pemulangan jenazah. Jasad korban yang telah mengabdi selama dua tahun di BPBD Makassar itu dibawa menggunakan mobil ambulans BPBD dengan pengawalan ketat menuju kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba.
Langkah ini diambil setelah pihak BPBD berkomunikasi dengan orang tua korban, mengingat selama ini korban tinggal sendiri di Makassar untuk bekerja.
Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini. Meski sempat melarikan diri sesaat setelah kejadian, sopir mobil tronton tersebut akhirnya berhasil ditemukan dan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi untuk mendalami unsur kelalaian, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan guna memastikan dugaan rem blong. Saat ini, sepeda motor milik korban juga telah diamankan sebagai barang bukti.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait