MAKASSAR, iNews.id - Tawuran antarkelompok pemuda terjadi di wilayah perbatasan Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kericuhan yang diduga dipicu aksi geber motor saat iring-iringan pengantar jenazah itu mengakibatkan sejumlah kendaraan warga rusak.
Peristiwa bermula ketika sekelompok pemuda dari Kecamatan Panakkukang mengantar jenazah pada malam hari. Saat melintas di kawasan Kampung Beru, wilayah perbatasan Kecamatan Tallo, rombongan diduga melakukan aksi geber motor yang memicu ketersinggungan kelompok pemuda setempat.
Situasi kemudian memanas hingga berujung tawuran antara kedua kelompok. Dalam bentrokan tersebut, para pemuda tidak hanya saling melempar batu, tetapi juga menggunakan anak panah busur untuk menyerang lawan.
Kericuhan baru dapat diredam setelah personel dari Polsek Panakkukang dan Polsek Tallo tiba di lokasi. Petugas langsung membubarkan massa dan meminta kedua kelompok menahan diri untuk mencegah bentrokan susulan.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah anak panah busur yang berserakan di badan jalan. Selain itu, dua kendaraan milik warga yang terparkir di tepi jalan mengalami kerusakan pada bagian kaca akibat terkena lemparan batu dan balok kayu.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mugni menjelaskan bahwa tawuran dipicu oleh rombongan pengantar jenazah yang melintas sambil menggeber-geber sepeda motor sehingga mengganggu warga setempat.
"Terjadi tawuran di Kampung Pampang, bahwa awal mulanya adalah rombongan pengantar jenazah yang melintas, namun sambil gas-gas motor. Dan warga tersebut merasa terganggu, sehingga terjadi penyerangan," ujar Iptu Uji.
Dia menyampaikan, bentrokan melibatkan kelompok dari wilayah hukum Polsek Tallo dan Polsek Panakkukang. Polisi dari kedua wilayah turun bersama untuk meredam situasi.
"Jadi, yang kubuh ini antara wilayah hukum Polsek Tallo dengan wilayah hukum Polsek Panakkukang. Dan kami turun secara bersama-sama meredam kedua belah pihak," katanya.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa anak panah busur serta mendata kendaraan warga yang mengalami kerusakan.
"Di lokasi, kami amankan salah satunya anak busur serta kendaraan yang mengalami kerusakan," ucapnya.
Untuk mengantisipasi tawuran susulan, polisi bersama Bhabinkamtibmas melakukan penjagaan di sekitar lokasi kejadian. Sementara senjata tajam yang ditemukan turut diamankan meski belum diketahui pemiliknya.
"Kami meredam di kubuh wilayah Panakkukang, Polsek Tallo juga meredam yang di wilayahnya. Selanjutnya, kami melakukan penjagaan, terutama Bhabinkamtibmas. Senjata tajam kami amankan saja, karena tidak diketahui siapa pemiliknya," ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait